Perkuat Pengendalian Penyakit Menular, Rumkit Bhayangkara Jalani Monitoring dan Surveilans Aktif dari Dinkes

Palangka Raya – Dalam rangka memperkuat pengendalian dan pencegahan penyakit menular, Rumkit Bhayangkara Tingkat III Palangka Raya menerima kunjungan dari Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya dalam kegiatan monitoring dan surveilans aktif program penyakit menular, meliputi Tuberkulosis (TB), HIV, Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) dan malaria bertempat di Aula Gawi Hapakat Rumkit Bhayangkara setempat, Selasa (19/5/2026) pagi.

Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai bentuk sinergi antara fasilitas pelayanan kesehatan dengan pemerintah daerah guna memastikan pelaksanaan program kesehatan berjalan optimal, khususnya dalam deteksi dini, pelaporan serta penanganan kasus penyakit menular di lingkungan rumah sakit.

Kapolda Kalteng Irjen Pol. Iwan Kurniawan, S.I.K., M.Si., melalui Kepala Rumah Sakit (Karumkit) Bhayangkara Tingkat III Palangka Raya AKBP dr. Anton Sudarto, M.A.R.S., M.H., menyampaikan bahwa monitoring dan surveilans aktif menjadi bagian penting dalam mendukung program kesehatan nasional.

“Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan sistem pencatatan, pelaporan serta penanganan kasus penyakit menular di Rumkit Bhayangkara berjalan sesuai standar dan ketentuan yang berlaku,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, tim dari Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan program, verifikasi data pelaporan, serta peninjauan alur pelayanan pasien terkait program TB, HIV, ISPA dan malaria.

Selain itu, kegiatan juga menjadi sarana koordinasi dan penguatan kerja sama antarinstansi dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan serta upaya pencegahan penyebaran penyakit menular di masyarakat.

Karumkit menambahkan bahwa Rumkit Bhayangkara akan terus berkomitmen mendukung program pemerintah di bidang kesehatan melalui pelayanan yang profesional, responsif dan berorientasi pada keselamatan pasien.

“Melalui monitoring dan surveilans aktif ini, diharapkan penanganan penyakit menular dapat dilakukan secara cepat, tepat dan terintegrasi demi mewujudkan pelayanan kesehatan yang optimal bagi masyarakat,” tutupnya. (Har)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *