Palangka Raya – Dalam meningkatkan mutu pelayanan kesehatan serta persiapan reakreditasi rumah sakit, Rumah Sakit (Rumkit) Bhayangkara Tingkat III Palangka Raya melaksanakan kegiatan Sharing Session tentang Hand Hygiene atau cuci tangan, yang berlangsung di halaman Gedung Presisi Rumkit Bhayangkara setempat, Rabu (11/2/2026).
Kegiatan ini diikuti oleh seluruh personel usai pelaksanaan apel pagi sebagai bagian dari upaya memperkuat budaya keselamatan pasien dan pencegahan infeksi di lingkungan rumah sakit.
Kepala Rumah Sakit (Karumkit) Bhayangkara Tingkat III Palangka Raya AKBP dr. Anton Sudarto, M.A.R.S., M.H., mewakili Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan, S.I.K., M.Si., menyampaikan bahwa kepatuhan terhadap Hand Hygiene merupakan salah satu indikator penting dalam standar akreditasi rumah sakit dan menjadi bagian dari komitmen institusi dalam memberikan pelayanan kesehatan yang aman dan bermutu.
“Hand Hygiene merupakan langkah sederhana namun sangat efektif dalam mencegah infeksi terkait pelayanan kesehatan. Melalui sharing session ini, kami ingin meningkatkan pemahaman dan kepatuhan seluruh personel sebagai bagian dari persiapan reakreditasi,” ujar Karumkit.
Dalam kegiatan tersebut, tim Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI) Rumkit Bhayangkara memberikan materi mengenai Five Moments of Hand Hygiene, teknik cuci tangan yang benar sesuai standar WHO, serta evaluasi kepatuhan hand hygiene di lingkungan pelayanan klinis.
Selain penyampaian materi, kegiatan juga diisi dengan diskusi interaktif dan simulasi praktik cuci tangan guna memastikan seluruh peserta memahami dan mampu mengimplementasikan prosedur yang telah ditetapkan.
Dengan terlaksananya kegiatan ini, Rumkit Bhayangkara berharap seluruh tenaga kesehatan semakin disiplin dalam penerapan Hand Hygiene, sehingga dapat meningkatkan keselamatan pasien, menurunkan risiko infeksi nosokomial, serta mendukung keberhasilan proses reakreditasi rumah sakit. (Har/Adji)

Tinggalkan Balasan