Palangka Raya – Dalam rangka menjaga standar kompetensi dan meningkatkan kemampuan profesional tenaga medis muda, dokter internship di Rumah Sakit (Rumkit) Bhayangkara Tingkat III Palangka Raya Polda Kalteng secara berkala melaksanakan kegiatan penyampaian laporan kasus. Kegiatan ini menjadi bagian penting dari proses pembelajaran klinis sekaligus evaluasi kinerja selama menjalani masa penugasan, Selasa (6/1/2026) siang.
Pada pelaksanaan laporan kasus kali ini, salah satu topik yang dipresentasikan membahas tentang tuberculosis cervix pada pasien perempuan berusia 34 tahun.
Kasus ini termasuk kategori jarang dan membutuhkan ketelitian dalam penegakan diagnosis serta penanganan yang tepat. Dalam pemaparannya, dokter internship menjelaskan perjalanan kasus mulai dari keluhan awal pasien, pemeriksaan penunjang, proses diagnosa, hingga penatalaksanaan medis sesuai standar pelayanan.
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Urusan Pendidikan dan Penelitian (Urdiklit) Rumkit Bhayangkara Polda Kalteng ini juga menjadi ruang diskusi ilmiah antara dokter internship dengan para pembimbing, yaitu Dokter Spesialis Paru dr. Ivan Chandra, Sp.P., MM. serta Dokter Umum dr. Nirma Donna.
Melalui forum ini, para peserta mendapatkan masukan, penguatan materi, serta pendalaman keilmuan yang sangat bermanfaat dalam peningkatan kualitas kompetensi.
Dengan adanya penyampaian laporan kasus secara berkala, para dokter internship diharapkan dapat terus mengembangkan pengetahuan, meningkatkan ketelitian, dan membangun kepercayaan diri dalam menangani berbagai kasus kesehatan. Hal ini juga menjadi wujud komitmen Rumkit Bhayangkara dalam mendukung pembinaan sumber daya manusia kesehatan yang unggul dan kompeten.
Kepala Rumah Sakit (Karumkit) Bhayangkara Tingkat III Palangka Raya AKBP dr. Anton Sudarto, MARS., M.H., mewakili Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan, S.I.K., M.Si., menyampaikan apresiasi atas keseriusan para dokter internship dalam menyelesaikan tugas dan tanggung jawabnya.
“Program internship tidak hanya sekadar tahap pendidikan profesi, tetapi juga wujud pengabdian nyata kepada masyarakat. Dengan adanya kegiatan laporan kasus seperti ini, kami berharap para dokter muda semakin matang, profesional, dan mampu memberikan pelayanan kesehatan terbaik sesuai standar,” ujarnya.
Rumkit Bhayangkara Palangka Raya berkomitmen untuk terus mendukung program internship sebagai bagian dari pendidikan berkelanjutan dan pengabdian kepada masyarakat, sehingga dapat mencetak tenaga kesehatan yang profesional, berintegritas, dan siap memberikan pelayanan optimal bagi masyarakat. (Har)

Tinggalkan Balasan