Kategori: Uncategorized

  • Perkuat Kinerja, Wakapolda Kalteng Beri Arahan dan Motivasi Personel Biroops

    Perkuat Kinerja, Wakapolda Kalteng Beri Arahan dan Motivasi Personel Biroops

     

    Palangka Raya – Wakapolda Kalimantan Tengah (Kalteng) Brigjen Pol Drs. Yosi Muhamartha, secara langsung memberikan arahan dan motivasi kepada seluruh personel Biroops, bertempat di Aula Rupatama, Mapolda setempat, Rabu (21/1/2026) pagi.

    Hadir dalam kegiatan, Karoops Polda Kalteng Kombes Pol Dr. Sugeng Riyadi, dan sejumlah personel Biroops, baik perwira maupun bintara.

    Dalam arahannya, Wakapolda menekankan kepada seluruh anggota Biroops agar selalu menjaga kedisiplinan dan tanggung jawab dalam setiap pelaksanaan tugas, sekaligus menjaga kondisi kesehatan, situasi ekonomi, serta kemampuan teknis.

    “Melalui Jam Pimpinan ini, saya berharap kepada seluruh personel dapat semakin termotivasi untuk meningkatkan kinerja, memperkuat sinergi, dan terus berinovasi dalam mendukung tugas-tugas kepolisian di bidang operasional,” terang Wakapolda.

    Brigjen Yosi juga menyebut bahwa kesuksesan itu bisa dicapai dengan inspirasi dan motivasi, yaitu satu ketauladanan lebih baik dari 1000 nasehat.

    “Dimana sikap ini juga mencakup kejujuran, perilaku yang baik, sederhana dan rendah hati, menjalin hubungan baik, dan menjadi murabbi (pembina) yang mengajarkan nilai keimanan, ibadah dan akhlak baik,” kata Wakapolda.

    Diakhir kesempatan, Wakapolda berpesan untuk selalu memperkuat komunikasi, evaluasi kinerja, serta membangun semangat kebersamaan dalam menjalankan tugas dengan penuh keikhlasan dan pengabdian. (Roops/adji)

  • Polda Kalteng Buka Penerimaan Calon Inspektur Polisi Lulusan Sarjana, Berikut Cara Pendaftarannya

    Polda Kalteng Buka Penerimaan Calon Inspektur Polisi Lulusan Sarjana, Berikut Cara Pendaftarannya

     

    Palangka Raya – Polri melalui Polda Kalimantan Tengah (Kalteng) membuka pendaftaran bagi para sarjana yang berminat masuk di Kepolisian lewat jalur Sekolah Inspektur Polisi Sumber Sarjana (SIPSS) tahun 2026. Pendaftaran dibuka mulai tanggal 15 Januari sampai 22 Januari 2026 mendatang.

    Bagi putra dan putri di Kalimantan Tengah, khususnya yang memiliki gelar Sarjana dan ingin bergabung menjadi anggota Kepolisian Republik Indonesia bisa mendaftar melalui situs https://penerimaan.polri.go.id.

    Kapolda Kalteng, Irjen Pol Iwan Kurniawan melalui Kepala Biro Sumber Daya Manusia (Karo SDM) Kombes Pol Leo Surya N. menyatakan bahwa pendaftaran rekrutmen sarjana untuk masuk SIPSS tersebut dipastikan tidak dipungut biaya alias gratis.

    Panitia seleksi daerah Polda Kalteng akan menerapkan proses seleksi secara bersih, transparan, akuntabel dan humanis.

    “Ini merupakan kesempatan emas bagi putra dan putri terbaik Kalteng yang sarjana dan selama ini bercita-cita ingin menjadi anggota Polri, bisa segera melakukan pendaftaran secara gratis tanpa dipungut biaya,” ujarnya, Rabu (21/1/2026).

    Sementara itu, Kabidhumas Kombes Pol Budi Rachmat menambahkan bahwa untuk prodi dan kualifikasi penerimaan SIPSS ini meliputi, Sarjana S2 Psikologi, Pengembangan Kurikulum dan Kajian Ilmu Kepolisian.

    Selanjutnya, untuk sarjana S1 Kedokteran Spesialis, Ilmu Pemerintahan, Teknik Sipil, Farmasi, Ilmu Komunikasi, MIPA dan lain-lainnya.

    Sedangkan untuk persyaratan umum lainnya, bisa mendatangi kantor kepolisian terdekat atau mengakses website yang telah disediakan.

    “Melalui penerimaan personel Polri ini, Polda Kalteng bermaksud memanggil putra-putri terbaik di Provinsi Kalimantan Tengah untuk mengabdi kepada bangsa dan negara sebagai anggota Polri,” demikian Budi. (adji)

  • *Tanamkan Tertib lalu lintas sejak dini, Ditlantas Polda Kalteng Berikan Dikmas Lantas Kepada TK Yasalmuna Palangka Raya*

    *Tanamkan Tertib lalu lintas sejak dini, Ditlantas Polda Kalteng Berikan Dikmas Lantas Kepada TK Yasalmuna Palangka Raya*

     

    Palangka Raya – Direktorat Lalu Lintas Polda Kalteng melaksanakan kegiatan Pendidikan Masyarakat Lalu Lintas (Dikmas Lantas) kepada murid TK Yasalmuna Palangka Raya yang dilaksanakan di Halaman Sat PJR Ditlantas Polda Kalteng, Rabu (21/1/2026) pagi.

    Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan, S.I.K., M.Si. melalui Dirlantas Polda Kalteng Kombes Pol Yusep Dwi Prastiya, S.H., S.I.K., M.H. mengatakan kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas, terlebih pada anak usia dini.

    Adapun Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Kombes Pol Yusep Dwi Prastiya, S.H., S.I.K., M.H. didampingi oleh Kasubditkamsel Ditlantas Polda Kalteng Kompol Syamsulrizal Prima, S.I.K. dan diikuti oleh personel Subditkamsel.

    Dalam kesempatan tersebut, Dirlantas mengenalkan aturan dasar berlalu lintas dengan cara yang sederhana dan menyenangkan, seperti pengenalan rambu-rambu lalu lintas, pentingnya menyeberang di tempat yang aman, serta penggunaan helm saat dibonceng sepeda motor. Materi disampaikan melalui permainan, tanya jawab, dan interaksi langsung agar mudah dipahami oleh anak-anak.

    “Edukasi lalu lintas sejak dini sangat penting kita sampaikan untuk membentuk karakter disiplin dan kesadaran akan keselamatan di jalan raya. Yang mana melalui kegiatan Dikmas Lantas ini, anak-anak ini dapat memahami pentingnya tertib berlalu lintas” ungkap Dirlantas.

    Ia juga berharap, murid-murid ini nantinya juga bisa mengingatkan orang tuanya saat dibonceng menggunakan motor, terlebih pada saat pergi ke sekolah, untuk selalu mengenakan helm demi keselamatan Bersama.

    Dengan pendekatan seperti ini akan terus dilakukan ke sekolah-sekolah, baik itu kelompok bermain, dasar ataupun menengah ke atas. Kerena melalui kegiatan adalah salah satu upaya Ditlantas dalam menekan angka kecelakaan dan pelanggaran lalu lintas yang sering terjadi di kalangan pelajar.

    “Semoga melalui kegiatan ini pengenalan lalu lintas ini dapat menumbuhkembangkan wawasan disiplin dan tertib berlalu lintas sejak usia dini, sehingga nantinya dapat membentuk kepribadian para murid ini yang lebih disiplin dalam berkendara di jalan raya serta dapat menjadi pelopor keselamatan di masa yang akan datang,” tutupnya (lrz)

  • Lewat Polisi Penolong, Ditpolairud Polda Kalteng Perkuat Hubungan dengan Masyarakat

    Lewat Polisi Penolong, Ditpolairud Polda Kalteng Perkuat Hubungan dengan Masyarakat

     

    Buntok- Ditpolairud Polda Kalteng kembali menunjukkan peran humanisnya melalui Kapal Polisi XVIII-2001,kegiatan berjudul Polisi Penolong. Dalam kegiatan tersebut, personel Kapal Polisi XVIII-2001 membantu sejumlah warga yang tengah melakukan perjalanan menggunakan speedboat di Pelabuhan Pasar lama, (Buntok) Kab.Barito selatan Prov.Kalimantan tengah Rabu (21/01/2026).

    Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Ditpolairud dalam memberikan pelayanan dan rasa aman kepada masyarakat.

    Dirpolairud Polda Kalteng, Kombes Pol. Dony Eka Putra, S.I.K., M.H., mengatakan kegiatan tersebut merupakan wujud nyata kepedulian Polri terhadap masyarakat.

    Menurutnya, Ditpolairud Polda Kalteng rutin melakukan kegiatan serupa di pelabuhan pasar lama (Buntok) , terutama pada jam-jam keberangkatan dan kedatangan speedboat. Hal ini bertujuan memastikan aktivitas transportasi air berjalan dengan aman dan tertib.

    Ia menambahkan, Ditpolairud juga terus mengingatkan masyarakat agar memperhatikan kondisi cuaca dan selalu menggunakan perlengkapan keselamatan saat bepergian menggunakan transportasi air.

    Kegiatan Polisi Penolong ini menjadi bagian dari strategi Ditpolairud dalam memperkuat citra Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, sekaligus mempererat hubungan antara polisi dan masyarakat., (Kp2001)

  • Polri soal Penanganan TPPO: Korban Langgar Hukum Karena Paksaan Tak Dipidana

    Polri soal Penanganan TPPO: Korban Langgar Hukum Karena Paksaan Tak Dipidana

     

    Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo mengatakan korban yang melakukan pelanggaran hukum atas dasar paksaan dari jaringan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) tidak seharusnya dipidana. Dia menyampaikan hal itu berdasarkan prinsip non penalizazion.

    Mulanya, Komjen Dedi menuturkan korban merupakan subjek yang dilindungi. Korban juga mempunyai hak untuk mendapat perlindungan.

    “Prinsip dalam regulasi yang baru adalah korban menjadi subjek perlindungan. Dalam UU TPPO, memberikan hak korban atas rehabilitasi kesehatan, rehabilitasi sosial, pemulangan, reintegrasi sosial, serta perlindungan korban di luar negeri,” kata Komjen Dedi saat acara Berah Buku Strategi Polri Dalam Pemberantasan TPPO di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan (Jaksel), Rabu (21/1/2026).

    Komjen Dedi kemudian menyebut berdasarkan prinsip non penalization, korban TPPO yang melanggar karena ada paksaan dari pelaku tidak seharusnya dipidana. Dia mengingatkan pentingnya screening untuk mencegah korban dilibatkan menjadi pelaku TPPO.

    “Kemudian prinsip non penalization yaitu korban yang melakukan pelanggaran karena paksaan pelaku tidak seharusnya dipidana. Kemudian screening dini dan mekanisme rujukan untuk membantu korban secara cepat, aman dan mencegah korban terseret sebagai pelaku,” ujarnya.

    Mantan Kapolda Kalimantan Tengah (Kalteng) itu mengatakan bila pencegahan dan mitigasi terlambat dilakukan, maka ke depan penanganannya TPPO juga akan terlambat. Dia menekankan pentingnya berdapat si di era digital saat ini mengingat modus TPPO yang beragam.

    “Crime is a shadow of society, kejahatan itu merupakan bayang-bayang dari masyarakat. di era digital ini kalau kita terlambat mengantisipasi dan memitigasi kejahatan terhadap TPPO anak, maka kita akan terlambat terus penanganannya. kita harus betul-betul cepat beradaptasi terhadap modus-modus kejahatan TPPO, kejahatan terhadap perempuan anak di era digital ini,” jelasnya.

    Lebih lanjut, Komjen Dedi mengungkap penanganan TPPO butuh kerjasama dari berbagai pihak. Sebab dalam Kitak Undang-undang Hukup Acara Pidana (KUHAP) baru, penanganan TPPO perlu ada pembuktian ilmiah hingga investigasi jaringan.

    “Dalam transformasi penanganan TPPO dan implementasi KUHAP dan KUHP baru, perlu disampaikan bahwa untuk paradigmanya ada national standard setter, pembuktian ilmiah, victim centric (kelompok rentan), kontruksi berlapis terhadap KUHP dan UU TPPO investigasi jaringan, follow the money (aset), terpadu lintas lembaga (LPSK/PPATK) karena tidak akan bisa ditangani oleh Polri sendiri. Harus betul-betul kerja sama dengan stakeholder lainnya,” imbuhnya.

  • Dukung Ketahanan Pangan, Bhabinkamtibmas Polsek Bulik Silaturahmi ke masyarakat terkait Program Asta Cita Presiden RI

    Dukung Ketahanan Pangan, Bhabinkamtibmas Polsek Bulik Silaturahmi ke masyarakat terkait Program Asta Cita Presiden RI

     

    Lamandau – Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan Nasional Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Bhabinkamtibmas Polsek Bulik melaksanakan Silaturahmi dan memberikan Himbauan kepada petani untuk mendukung Program Asta Cita Presiden RI, Rabu (21/1/26) pagi.

    Ketahanan Pangan di Warga Desa Bunut, Kecamatan Bulik Kab. Lamandau memiiki lahan Pekarangan Pertanian Cabai. bahwa program ini bertujuan untuk mendukung visi pemerintah dalam mewujudkan ketahanan pangan.

    Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi teladan bagi warga di sekitar untuk ikut terlibat dalam program ketahanan pangan, dengan berpartisipasi secara aktif, masyarakat juga dapat merasakan manfaat langsung dari hasil tanaman sendiri.

    Semoga program ini dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat dan melahirkan inisiatif serupa di daerah lainnya, guna menjaga ketahanan pangan secara kolektif.(Hms)

  • Kapolsek Lamandau Hadiri Syukuran dan Panen Padi Kelompok Tani Harapan Maju di Desa Sumber Cahaya

    Kapolsek Lamandau Hadiri Syukuran dan Panen Padi Kelompok Tani Harapan Maju di Desa Sumber Cahaya

     

    Lamandau – Kapolsek Lamandau menghadiri kegiatan syukuran dan panen padi bersama Kelompok Tani Harapan Maju 1, 2, dan 3 yang dilaksanakan di Desa Sumber Cahaya Kec. Lamandau, Kab. Lamandau, Selasa (20/1/2026).

    Kegiatan syukuran dan panen padi ini merupakan bentuk rasa syukur para petani atas hasil panen yang diperoleh. Adapun hasil panen padi mencapai sekitar 4 ton per hektare, dengan jenis padi varietas Inpari 32, serta masa tanam hingga panen selama 95 hari.

    Kehadiran Kapolsek Lamandau Ipda Agus Santoso, S.H. dalam kegiatan tersebut merupakan wujud dukungan Polri terhadap program ketahanan pangan serta bentuk sinergi antara kepolisian dan masyarakat, khususnya para petani.

    Dalam kesempatan tersebut, Kapolsek Lamandau menyampaikan apresiasi kepada para kelompok tani atas kerja keras dan kebersamaan yang telah menghasilkan panen yang baik. Ia juga berharap hasil pertanian tersebut dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta mendorong semangat para petani dalam mengembangkan sektor pertanian.

    Kegiatan berlangsung dengan penuh kebersamaan, aman, dan lancar, serta dihadiri oleh para anggota kelompok tani dan masyarakat sekitar.(Hms)

  • Sat Narkoba Polres Lamandau Laksanakan Silaturahmi dan Sosialisasi Bahaya Narkoba di Desa Penopa

    Sat Narkoba Polres Lamandau Laksanakan Silaturahmi dan Sosialisasi Bahaya Narkoba di Desa Penopa

     

    Lamandau – Satuan Reserse Narkoba Polres Lamandau melaksanakan kegiatan silaturahmi sekaligus penyuluhan dan sosialisasi tentang bahaya penyalahgunaan narkoba kepada masyarakat Desa Penopa, Kecamatan Lamandau, Kabupaten Lamandau, Kalimantan Tengah, Selasa (20/1/2026).

    Dalam kegiatan tersebut, personel Sat Narkoba Polres Lamandau berinteraksi langsung dengan masyarakat, memberikan pemahaman mengenai jenis-jenis narkoba, dampak negatif bagi kesehatan, lingkungan sosial, serta konsekuensi hukum bagi pelaku penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika.

    Petugas juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam upaya pencegahan narkoba dengan meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar, khususnya dalam mengawasi pergaulan generasi muda agar terhindar dari pengaruh negatif narkoba.

    Melalui kegiatan silaturahmi ini, diharapkan terjalin hubungan yang harmonis antara Polri dan masyarakat serta meningkatnya kesadaran warga akan pentingnya menjaga lingkungan yang bersih dan bebas dari narkoba.

    Kegiatan penyuluhan dan sosialisasi berlangsung dengan aman, tertib, dan mendapat respons positif dari masyarakat Desa Penopa.(Hms)

  • Melalui Peringatan Isra Mi’raj, Polres Lamandau Perkuat Iman dan Taqwa Personel

    Melalui Peringatan Isra Mi’raj, Polres Lamandau Perkuat Iman dan Taqwa Personel

     

    Lamandau – Polres Lamandau melaksanakan peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW yang berlangsung di Masjid Ar-Rizal Polres Lamandau. Kegiatan ini diikuti oleh personel Polres Lamandau beserta Polsek jajaran dan berlangsung dengan khidmat, Pada Hari Rabu (21/1/2026).

    Peringatan Isra Mi’raj ini bertujuan untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT serta meneladani perjalanan spiritual Nabi Muhammad SAW dalam kehidupan sehari-hari, khususnya dalam pelaksanaan tugas sebagai anggota Polri.

    Dalam kegiatan tersebut, rangkaian acara diisi dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, tausiah keagamaan, dan doa bersama. Melalui tausiah yang disampaikan, jamaah diajak untuk mengambil hikmah Isra Mi’raj, terutama tentang pentingnya menjaga ibadah, disiplin, dan akhlak mulia.

    Kapolres Lamandau melalui kegiatan ini berharap seluruh personel dapat mengimplementasikan nilai-nilai keimanan dan ketakwaan dalam menjalankan tugas, sehingga mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat secara profesional dan humanis.

    Kegiatan peringatan Isra Mi’raj berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh kekhusyukan.(Hms)

  • Personil Sat Lantas Lamandau Bantu Menyebrangkan Anak Sekolah

    Personil Sat Lantas Lamandau Bantu Menyebrangkan Anak Sekolah

     

    Lamandau – Personil dari Sat Lantas Polres Lamandau melaksanakan pelayanan pagi dengan membantu para Siswa-siswa sekolah menyeberangi jalan menuju sekolah, Rabu (21/1/26) Pagi.

    Kegiatan ini rutin dilakukan sebagai bentuk pelayanan prima kepada masyarakat, khususnya pelajar.

    Anggota yang bertugas tampak sigap mengatur arus lalu lintas di sekitar area sekolah yang cukup padat setiap pagi. Aksi humanis tersebut mendapat apresiasi dari para guru serta orang tua siswa yang merasa terbantu dengan kehadiran polisi lalu lintas di lokasi.

    Kegiatan pengaturan dan pengamanan ini juga bertujuan meningkatkan keselamatan pelajar, sekaligus mengedukasi masyarakat agar lebih tertib dalam berkendara, terutama di kawasan sekolah yang rawan kecelakaan.

    Sat Lantas Polres Lamandau memastikan pelayanan serupa akan terus dilaksanakan setiap hari sekolah sebagai komitmen menjaga keamanan dan keselamatan pengguna jalan di wilayah Kabupaten Lamandau.(Hms)