Penulis: Admin

  • Ditpolairud Polda Kalteng Peduli Lingkungan, Bangkitkan Kesadaran Masyarakat

    Ditpolairud Polda Kalteng Peduli Lingkungan, Bangkitkan Kesadaran Masyarakat

     

    Ditpolairud Polda Kalimantan Tengah melalui Mako Perwakilan DAS Kahayan Bahaur melaksanakan kegiatan gotong royong bersama pihak desa dan masyarakat dengan membersihkan sampah di sungai Desa Tanjung Perawan, DAS Kahayan Bahaur, Kecamatan Kahayan Kuala, Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah, Sabtu (17/01/2026).

    Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya menumbuhkan kesadaran seluruh elemen masyarakat agar terus menjaga kebersihan pantai dan lingkungan sekitar, sehingga terbebas dari polusi plastik maupun polutan lainnya.

    Banyaknya sampah nonorganik yang sulit terurai dan dibuang ke sungai, kemudian terbawa arus hingga ke laut, dapat merusak ekosistem perairan serta mengancam kelangsungan hidup berbagai spesies laut.

    Kapolda Kalimantan Tengah Irjen Pol. Iwan Kurniawan, S.I.K., M.Si., melalui Dirpolairud Kombes Pol. Dony Eka Putra, S.I.K., M.H., menjelaskan bahwa upaya penanganan sampah seperti ini tidak boleh bersifat parsial atau hanya dilakukan sesaat. Kegiatan tersebut diharapkan dapat dilaksanakan secara berkelanjutan sehingga menjadi kebiasaan positif bagi masyarakat yang tinggal di wilayah pesisir.

    Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi kelestarian lingkungan serta meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap kebersihan dan kelangsungan ekosistem perairan. (aco)

  • *Percepat Pemulihan Pascabencana, 283 Taruna Akpol Diterjunkan dalam Latsitarda Nusantara XLVI Tahun 2026 di Aceh Tamiang*

    *Percepat Pemulihan Pascabencana, 283 Taruna Akpol Diterjunkan dalam Latsitarda Nusantara XLVI Tahun 2026 di Aceh Tamiang*

     

    Polri kembali menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung pemulihan wilayah terdampak bencana. Sebanyak 283 taruna tingkat akhir Akademi Kepolisian (Akpol) yang tergabung dalam Batalyon Ksatriya Hawin Sarwahita resmi diberangkatkan untuk mengikuti Latihan Integrasi Taruna Wreda Nusantara (Latsitarda Nusantara) XLVI Tahun 2026.

    Ratusan Taruna Akpol tersebut akan bergabung bersama taruna dan kadet dari berbagai lembaga pendidikan kedinasan lainnya untuk melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat di wilayah terdampak bencana di Pulau Sumatera, dengan fokus utama di Kabupaten Aceh Tamiang.

    Keikutsertaan Taruna Akpol dalam kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Polri mendukung percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi daerah pascabencana, sekaligus implementasi peran Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

    Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divhumas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko menegaskan bahwa penugasan taruna dalam Latsitarda Nusantara menjadi wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat.

    “Keikutsertaan 283 Taruna Akpol dalam Latsitarda Nusantara XLVI Tahun 2026 ini merupakan bentuk kontribusi nyata Polri dalam membantu masyarakat yang sedang bangkit dari dampak bencana. Para taruna akan terjun langsung membantu kegiatan pemulihan di Aceh Tamiang sebagai bagian dari pengabdian kepada masyarakat,” ujar Brigjen Pol Trunoyudo.

    Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi sarana penting pembentukan karakter calon perwira Polri agar semakin peka dan responsif terhadap persoalan sosial di lapangan.

    “Melalui kegiatan ini, para taruna tidak hanya mendapatkan pengalaman teknis, tetapi juga belajar membangun empati, kepedulian, dan semangat melayani masyarakat. Inilah nilai-nilai utama yang ingin ditanamkan kepada calon pemimpin Polri di masa depan,” tambahnya.

    Dalam pelaksanaan di lapangan, para Taruna Akpol akan terlibat langsung dalam berbagai program kemanusiaan yang menyentuh kebutuhan riil masyarakat terdampak bencana.

    Brigjen Pol Trunoyudo menjelaskan bahwa para taruna akan melakukan kegiatan trauma healing bagi anak-anak dan warga yang mengalami dampak psikologis akibat bencana, membantu membersihkan lingkungan permukiman, serta ikut membangun dan merehabilitasi fasilitas umum yang rusak.

    “Mereka akan terlibat dalam kegiatan trauma healing untuk memulihkan kondisi psikologis masyarakat, khususnya anak-anak. Selain itu, para taruna juga akan membantu membersihkan dan memperbaiki tempat ibadah, fasilitas pendidikan, serta infrastruktur lainnya, serta kantor-kantor kepolisian yang terdampak bencana banjir agar dapat kembali melayani kebutuhan masyarakat,” jelasnya.

    Lebih lanjut ia menegaskan bahwa kehadiran Taruna Akpol di tengah masyarakat diharapkan dapat mempercepat normalisasi kehidupan sosial di Aceh Tamiang.

    “Peran aktif para taruna ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat sekaligus mempercepat pemulihan aktivitas sosial ekonomi pascabencana. Ini adalah wujud nyata bakti Polri untuk negeri,” lanjut Karopenmas.

    Pemberangkatan para Taruna Akpol diawali dengan Upacara Pembukaan dan Pembentukan Satuan Tugas Taruna (Satgastar) Latsitarda Nusantara XLVI Tahun 2026 yang dipimpin oleh Danjen Akademi TNI Letjen TNI R. Sidharta Wisnu Graha di Dermaga Samudera II Pelabuhan Tanjung Emas, Kota Semarang, Sabtu (17/1/2026).

    Turut hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah pejabat utama Mabes TNI dan Mabes Polri, para pimpinan lembaga pendidikan kedinasan, serta pejabat TNI-Polri wilayah Jawa Tengah, termasuk Wakapolda Jawa Tengah.

    Selain Taruna Akpol, kegiatan ini juga diikuti oleh taruna dan kadet dari Akademi Militer (Akmil), Akademi Angkatan Laut (AAL), Akademi Angkatan Udara (AAU), Politeknik Siber dan Sandi Negara (Poltek SSN), serta Kadet Universitas Pertahanan (Unhan) dengan total peserta mencapai 1.456 orang.

    Selama kurang lebih satu bulan, terhitung sejak 17 Januari hingga 17 Februari 2026, para taruna akan melaksanakan berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan di lokasi bencana, baik kegiatan fisik maupun nonfisik sebagai bentuk pengabdian langsung kepada masyarakat.

    Usai upacara, para taruna diberangkatkan menuju wilayah sasaran menggunakan tiga Kapal Perang Republik Indonesia (KRI), yakni KRI Banda Aceh-593, KRI Teluk Calang-524, dan KRI dr. Radjiman Wedyodiningrat-992. Sekitar pukul 16.00 WIB, ketiga KRI tersebut bertolak dari Pelabuhan Tanjung Emas menuju Pelabuhan Belawan, Sumatera Utara, untuk selanjutnya bergerak ke lokasi penugasan di Aceh Tamiang.

    Melalui Latsitarda Nusantara XLVI Tahun 2026 ini, Polri berharap para Taruna Akpol mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat terdampak bencana, sekaligus semakin memperkokoh semangat pengabdian, soliditas, dan kemanunggalan Polri dengan rakyat.

  • Personel Polres Lamandau Laksanakan Pengamanan dan Pengaturan Lalu Lintas Peringatan Isra Mi’raj

    Personel Polres Lamandau Laksanakan Pengamanan dan Pengaturan Lalu Lintas Peringatan Isra Mi’raj

     

    Lamandau – Dalam rangka memberikan rasa aman dan kelancaran arus lalu lintas, personel Polres Lamandau melaksanakan pengamanan dan pengaturan lalu lintas pada kegiatan peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW yang berlangsung di Masjid Awaliyah, Kabupaten Lamandau, pada hari Jumat (16/1/2026) malam.

    Pengamanan dilakukan untuk memastikan kegiatan keagamaan berjalan dengan aman, tertib, dan khidmat, serta mengantisipasi terjadinya kemacetan akibat meningkatnya jumlah jamaah yang hadir. Personel Polres Lamandau tampak berjaga di sekitar area masjid dan mengatur arus kendaraan keluar masuk lokasi kegiatan.

    Kapolres Lamandau AKBP Joko Handono, S.I.K., M.H.,M.M,. melalui Perwira Pengendali di lapangan menyampaikan bahwa kehadiran Polri dalam kegiatan keagamaan merupakan bentuk pelayanan kepada masyarakat guna menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif. Selain itu, personel juga mengimbau kepada para pengguna jalan agar tetap mematuhi peraturan lalu lintas demi keselamatan bersama.

    Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, lancar, dan kondusif hingga acara peringatan Isra Mi’raj selesai dilaksanakan.(Hms)

  • Personel Polsek Lamandau Sambangi dan Jalin Silaturahmi dengan Masyarakat, Sosialisasikan Layanan 110

    Personel Polsek Lamandau Sambangi dan Jalin Silaturahmi dengan Masyarakat, Sosialisasikan Layanan 110

     

    Lamandau – Personel Polsek Lamandau melaksanakan kegiatan sambang dan silaturahmi kepada masyarakat sebagai upaya mempererat hubungan kemitraan antara Polri dan warga, sekaligus menyampaikan informasi terkait layanan kepolisian Call Center 110 di kelurahan Tapin Bini Kec. Lamandau, kab lamandau, Jumat (16/1/2026).

    Dalam kegiatan tersebut, personel Polsek Lamandau turun langsung ke lingkungan masyarakat, berdialog secara humanis, serta mendengarkan berbagai masukan dan keluhan warga. Selain itu, petugas juga memberikan pemahaman mengenai manfaat layanan 110 sebagai sarana pengaduan dan pelaporan cepat kepada pihak kepolisian.

    Personel Polsek Lamandau menjelaskan bahwa layanan 110 dapat dimanfaatkan masyarakat untuk melaporkan kejadian kriminalitas, gangguan kamtibmas, maupun situasi darurat lainnya, sehingga dapat segera ditindaklanjuti oleh petugas kepolisian.

    “Kami mengimbau masyarakat agar tidak ragu menghubungi layanan 110 apabila membutuhkan bantuan kepolisian. Layanan ini aktif selama 24 jam dan bebas pulsa,” ujar salah satu personel.

    Melalui kegiatan sambang dan silaturahmi ini, diharapkan terjalin komunikasi yang baik antara Polsek Lamandau dan masyarakat, serta meningkatnya partisipasi warga dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing.(Hms)

  • Piket Sat Samapta Polres Lamandau Patroli Malam dan Sambangi Remaja yang Nongkrong untuk Cegah Gangguan Kamtibmas

    Piket Sat Samapta Polres Lamandau Patroli Malam dan Sambangi Remaja yang Nongkrong untuk Cegah Gangguan Kamtibmas

     

    Lamandau — Guna menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat pada malam hari, piket Satuan Samapta (Sat Samapta) Polres Lamandau melaksanakan kegiatan patroli rutin di sejumlah titik rawan di wilayah hukum Polres Lamandau, Jumat (16/1/2026) Malam.

    Dalam kegiatan tersebut, personel patroli menyambangi sekelompok remaja yang sedang nongkrong di pinggir jalan. Petugas kemudian memberikan imbauan kamtibmas agar para remaja tidak melakukan tindakan yang dapat mengganggu ketertiban umum, serta mengingatkan pentingnya menjaga keamanan diri dan lingkungan.

    “Kegiatan patroli malam ini merupakan upaya preventif untuk mencegah terjadinya tindak kriminal dan menjaga situasi tetap kondusif. Kami juga memberikan pembinaan ringan kepada remaja agar tidak terlibat dalam kegiatan negatif,” ujar salah satu personel piket Sat Samapta Polres Lamandau.

    Piket Patroli juga mengimbau agar para remaja tidak berada di luar rumah hingga larut malam tanpa keperluan mendesak, serta menghindari pergaulan yang dapat mengarah pada kenakalan remaja maupun pelanggaran hukum.

    Patroli malam oleh Sat Samapta Polres Lamandau ini merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap hari sebagai bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat untuk menciptakan rasa aman dan nyaman.

    Dengan adanya patroli rutin dan sambang warga ini, diharapkan situasi kamtibmas di wilayah Kabupaten Lamandau tetap aman, tertib, dan kondusif.(Hms)

  • Dukung Ketahanan Pangan, Bhabinkamtibmas Polsek Delang Silaturahmi ke masyarakat terkait Program Asta Cita Presiden RI

    Dukung Ketahanan Pangan, Bhabinkamtibmas Polsek Delang Silaturahmi ke masyarakat terkait Program Asta Cita Presiden RI

     

    Lamandau – Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan Nasional Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Brigadir Chandra (bhabinkamtibmas) Polsek Delang melaksanakan Silaturahmi dan memberikan Himbauan kepada petani untuk mendukung ProgramAsta Cita Presiden RI, Sabtu (17/1/26) pagi.

    Lahan pertanian Milik pribadi di Ds. Riam Tinggi, RT.001, Kec. Delang, Kab. Lamandau, Prov. Kalteng memiiki lahan Perkebunan Jenis Tanaman Labu kuning, bahwa program ini bertujuan untuk mendukung visi pemerintah dalam mewujudkan ketahanan pangan.

    Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi teladan bagi warga di sekitar untuk ikut terlibat dalam program ketahanan pangan, dengan berpartisipasi secara aktif, masyarakat juga dapat merasakan manfaat langsung dari hasil tanaman sendiri.

    Semoga program ini dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat dan melahirkan inisiatif serupa di daerah lainnya, guna menjaga ketahanan pangan secara kolektif.(Hms)

  • Ciptakan Kamtibmas Yang Aman, Polres Lamandau Laksanakan Patroli KRYD

    Ciptakan Kamtibmas Yang Aman, Polres Lamandau Laksanakan Patroli KRYD

     

    Nanga Bulik – Dalam menciptakan situasi dan kondisi kamtibmas yang aman Personil Polres Lamandau Polda Kalimantan tengah Melaksanakan Patroli Kegiatan Rutin Yang di Tingkatkan (KRYD), di Wilyah Hukum Polres Lamandau, Sabtu (17/1/26) Pagi.

    Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Personil Polres lamandau dengan sasaran Objek Vital dan pemukiman warga yang berada di wilayah hukum Polres lamandau.

    Kapolres lamandau AKBP Joko Handono, S.I.K., M.H.,M.M., Melalui Ka Ukl menyampaikan bahwa pada malam ini Personil UKL melaksanakan patroli KRYD untuk mencegah terjadinya Tindak Pidana

    “Kegiatan Patroli KRYD kali ini berlangsung aman dan tertib personel UKL yang melaksanakan patroli selalu menghimbau kepada warga agar tetap waspada terhadap tindak kriminalitas dan segera melaporkan ke pihak Kepolisian terdekat apabila menemukan sesuatu hal yang mecurigakan , tentunya kami juga akan selalu berusaha agar situasi aman dan tertib seperti ini bisa tetap terjaga“, ujar Padal.(Hms)

  • Sosialisasikan Stop Pungli Kepada Masyarakat, Polsek Teweh Tengah Berikan Himbauan Secara Humanis

    Sosialisasikan Stop Pungli Kepada Masyarakat, Polsek Teweh Tengah Berikan Himbauan Secara Humanis

     

    Tribratanews.kalteng.polri.go.id – Polres Barut – Memberantas pungutan liar, Personel Polsek Teweh Tengah Jajaran Polres Barut (Barito Utara), Polda Kalteng dalam mencegah adanya pungutan liar yang dapat merugikan warga masyarakat di Kec. Teweh Tengah Kab. Barito Utara, Personel Polsek Teweh Tengah menyampaikan serta memberikan edukasi dengan menggunakan media spanduk yang berisi himbauan Peraturan Presiden No 87 tahun 2016 tentang Sapu Bersih Pungli kepada warga masyarakat yang ada di sekitar.

    Kapolres Barut AKBP Singgih Febiyanto, S.H., S.I.K. melalui Kapolsek Teweh Tengah AKP Arie Indra Susilo, S.H., M.M. mengatakan anggota Polsek Teweh Tengah dengan humanis memberikan pemahaman dan edukasi kepada masyarakat untuk bersama-sama memberantas aktivitas pungutan liar serta mengedukasi bahwa pemberi dan penerima sama-sama melanggar hukum dan akan dikenakan sanksi Pidana.” Jum’at (16/01/2026) Pagi mulai Pukul 09:30 WIB.

    “Kami beritahu kepada masyarakat segera laporkan kepada kami apabila ada warga atau masyarakat yang melihat atau mengetahui secara langsung adanya kegiatan pungutan liar di wilayah hukum Polsek Teweh Tengah agar segera kami tindak lanjuti sesuai prosedur yang ada,” ucapnya.

    “Diharapkan dengan dilaksanakannya kegiatan ini semakin banyak warga yang kemudian peduli serta siap dengan kami bersama-sama berantas pungli dan para oknumnya di Wilkum Polsek Teweh Tengah ini,” tutup Kapolsek Teweh Tengah.

  • Saring Sebelum Sharing, Polsek Teweh Tengah Himbau Masyarakat Agar Tidak Mudah Percaya Mengenai Berita Hoax

    Saring Sebelum Sharing, Polsek Teweh Tengah Himbau Masyarakat Agar Tidak Mudah Percaya Mengenai Berita Hoax

    Tribratanews.kalteng.polri.go.id – Polres Barut – Sosialisasi berkaitan dengan ANTI HOAX, Personel Polsek Teweh Tengah Jajaran Polres Barut (Barito Utara), Polda Kalteng secara humanis disampaikan oleh Personel Polsek Teweh Tengah kepada warga di Kec. Teweh Tengah Kab. Barito Utara. Jum’at (16/01/2026) Pagi mulai Pukul 09:45 WIB.
    Kapolres Barut AKBP Singgih Febiyanto, S.H., S.I.K. melalui Kapolsek Teweh Tengah AKP Arie Indra Susilo, S.H., M.M. mengatakan personel Polsek Teweh Tengah gencar memberikan pemahaman tentang adanya penyebaran berita hoax, fitnah atau berita yang tidak sesuai fakta dan kenyataan baik melalui media sosial ataupun secara langsung face to face tidak menggunakan media internet.
    “Kami juga tidak henti-hentinya mengingatkan kepada masyarakat sebagai upaya memutus rantai penyebaran hoax, fitnah atau berita tanpa bukti itu dapat melanggar dan dikenakan hukum dan dapat dikenakan sanksi pidana serta merugikan banyak pihak,” tambahnya.
    “Tujuan dilaksanakannya sosialisasi ini sebagai bentuk Polri peduli kepada masyarakat dengan diputusnya rantai penyebaran Hoax diharapkan masyarakat tidak termakan berita-berita tidak benar,” Tutupnya.
  • Berikan Pemahaman Kepada Masyarakat Mengenai Bahaya Membakar Hutan, Polsek Teweh Tengah Sosialisasikan Tentang Bahaya Karhutla

    Berikan Pemahaman Kepada Masyarakat Mengenai Bahaya Membakar Hutan, Polsek Teweh Tengah Sosialisasikan Tentang Bahaya Karhutla

    Tribratanews.kalteng.polri.go.id – Polres Barut – Cegah terjadinya kebakaran hutan, Personel Polsek Teweh Tengah Jajaran Polres Barut (Barito Utara), Polda Kalteng melaksanakan kegiatan sosialisasi Stop Karhutla di Wilayah Hukum Polsek Teweh Tengah. Anggota Polsek Teweh Tengah mensosialisasikan warga masyarakat di Kec. Teweh Tengah Kab. Barito Utara.
    Kapolres Barut AKBP Singgih Febiyanto, S.H., S.I.K. melalui Kapolsek Teweh Tengah AKP Arie Indra Susilo, S.H., M.M. mengatakan Personel Polsek Teweh Tengah dalam memperkecil terjadinya bencana kabut asap kita rutin memberikan pemahaman ke masyarakat tentang stop karhutla dengan ajakan tentang Stop Karhutla agar berkordinasi dengan pihak terkait dan tidak sembarangan membakar hutan dan lahan di Wilkum Polsek Teweh Tengah.
    “Kegiatan yang kami laksanakan yaitu menyampaikan pesan-pesan melalui pembentangan spanduk tentang karhutla, menyampaikan Menghimbau kepada warga masyarakat agar tidak melakukan pembakaran hutan dan Lahan, serta penyampaian sanksi dan peraturan yang mengatur tentang karhutla yang isinya adalah pembakaran hutan dan lahan diancam hukuman 10 (sepuluh) tahun dan denda Rp.10.000.000.000,00,. (Sepuluh Miliar Rupiah) sebagaimana diatur dalam Undang-Undang No.41 Tahun 1999 tentang Kehutanan, Undang-Undang No.32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, Undang-Undang No.39 Tahun 2014 tentang Perkebunan,” tegasnya. Jum’at (16/01/2026) Pagi mulai Pukul 10:00 WIB.
    “Kami harapkan dengan hadirnya Polisi dalam menyampaikan himbauan yang positif kemudian dapat memberikan pengetahuan kepada masyarakat agar tidak sembarangan membakar hutan serta lahan yang berakibat buruk untuk lingkungan”, tutupnya.